Senin, 27 Mei 2013

Media Pembelajaran Sejarah

2.1 Pengertian Media Pembelajaran

Pengertian Media Pembelajaran Menurut Para Ahli - Media berasal dari kata “Medium”,  yang berasal dari bahasa latin “Medium” yang berarti “tengah” atau “sedang”. Pengertian media ini mengarah pada sesuatu yang menjadi penghantar untuk meneruskan suatu informasi dari sumber informasi kepada penerima informasi.
Pengertian Media Pembelajaran - Media merupakan suatu wadah atau sarana dalam menyampaikan suatu informasi dari pengirim kepada penerima. Media adalah segala bentuk dan saluran yang dapat digunakan dalam suatu proses penyajian informasi. (Latuheru. Media Pembelajaran Dalam Proses Belajar Mengajar Masa Kini.     Jakarta : Depdikbud. 1988. Hlm 11).
Brown (1973) mengungkapkan bahwa media pembelajaran yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran dapat mempengaruhi terhadap efektivitas pembelajaran. Pada mulanya, media pembelajaran hanya berfungsi sebagai alat bantu guru untuk mengajar yang digunakan adalah alat bantu visual. Sekitar pertengahan abad Ke –20 usaha pemanfaatan visual dilengkapi dengan digunakannya alat audio, sehingga lahirlah alat bantu audio-visual. Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), khususnya dalam bidang pendidikan, saat ini penggunaan alat bantu atau media pembelajaran menjadi semakin luas dan interaktif, seperti adanya komputer dan internet.
Dalam aspek media pembelajaran sejarah, terdapat 12 jenis yang dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran setiap jenis media pembelajaran memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Media pembelajaran tersebut antara lain yaitu :
  1. Peninggalan Sejarah
Sejarah adalah cerita tentang kehidupan yang benar-benar terjadi di masa lalu. Sedangkan peninggalan sejarah artinya warisan masa lampau yang mempuanyai nilai sejarah. Ada bermacam-macam bentuk peninggalan sejarah. Peninggalan sejarah bisa berupa fosil, peralatan dari masa lampau, prasati, patung, bangunan, naskah, dan cerita atau hikayat.
  1. Fosil, yaitu sisa-sisa tulang belulang manusia dan hewan atau tumbuhan yang membatu. Tulang belulang dan sisa-sisa tumbuhan itu berasal dari masa purba. Mereka tertanam di lapisan tanah. Umumnya fosil-fosil ini sudah berumur jutaan tahun. Dari fosil-fosil itu kita bisa mengetahui kehidupan pada zaman purba. Contoh: Fosil tengkorak manusia purba di Sangiran Jawa Tengah yang ditemukan oleh E. Dubois.
  2. Peralatan dari zaman dulu. Ada banyak peninggalan berupa peralatan yang dipakai pada zaman dulu. Peralatan ini digunakan untuk berburu, menangkap ikan, dan bertani.Ada yang terbuat dari logam, tulang dan batu.
  3. Prasasti, yaitu tulisan-tulisan dari masa lampau, Tulisan ini ditulis pada batu emas, perunggu, tembaga, tanah liat atau tanduk binatang. Prasasti ini biasanya berisi cerita tentang suatu kerajaan. Contohnya: Prasasti Yupa, Prasasti Kedukan Bukit.
  4. Patung (Arca). Kebanyakan patung atau arca ini berasal dari kerajaan Hindu dan Budha. Bentuk Patung itu bermacam-macam. Ada patung dewa-dewa, ada patung Budha, ada patung yang berupa binatang dan lain-lain. Patung-patung itu terbuat dari batu, perunggu, atau bahkan emas.
  5. Bangunan. Bangunan yang bernilai sejarah antara lain.
  • Candi, adalah bangunan kuno yang terbuat dari susunan batu. Candi didirikan sebagai tempat untuk melaksanakan upacara keagamaan. Contohnya: Candi Borobudur, Candi Prambanan.
  • Gedung, adalah suatu bangunan rumah. Banyak gedung yang mempunyai nilai sejarah. Contonya: Gedung Stovia, Gedung Soempah Pemuda.
  • Tempat ibadat, Contoh tempat ibadat yang mempunyai nilai sejarah adalah Masjid Demak Jawa Tengah,.Gereja Katedral Jakarta.
  • Benteng, yaitu bangunan yang dipergunakan untuk mempertahankan diri dari serangan musuh. Benteng-benteng yang ada di Indonesia umumnya peninggalan Belanda, Portugis, dan Spanyol. Contoh: Benteng Vredeburg di Yogyakarta, Benteng Duurstede di Maluku.
  • Istana. Di Indonesia banyak istana yang bernilai seejarah, misalnya Keraton Yogyakarta, Istana Negara, Istana Bogor.
  • Tugu/monument., adalah suatu bentuk bangunan yang didirikan untuk memperingati suatu peristiwa. Peristiwa itu dianggap penting atau bersejarah. Misalnya: Monumen Yogja Kembali, Monas.
  • Makam. Makam yang mempunyai nilai sejarah adalah tempat dikuburkannya tokoh-tokoh penting dalam sejarah.Misalnya: makam Diponegoro di Manado, Makam Bung Karno di Blitar.
  • Naskah/tulisan kuno. Contoh peninggalan sejarah berbentuk naskah/tulisan adalah kitab dan dokumen-dokumen penting.Misalnya: Naskah Supersemar, naskah Proklamasi, Kitab Mahabarata.
  • Pemanfaatan peninggalan sejarah :
  1. Merawat dan menjaga benda-benda peninggalan sejarah.
  2. Mengunjungi tempat-tempat peninggalaln sejarah seperti candi, makam pahlawan, monumen dan lain-lain.
  3. Menggunakan benda-benda peninggalan sejarah secara benar,
  • Kelebihan penggunaan media peninggalan sejarah:
  1. Dapat mengetahui benda aslinya
  2. Siswa lebih mudah mengapresiasi dan menilai suatu karya sejarah
  3. Memudahkan siswa untuk mensimulasi sendiri suatu peristiwa sejarah melalui peninggalan sejarah.

  • Kekurangan penggunaan media peninggalan sejarah:
  1. Tidak bisa dibawa kedalam kelas untuk dipamerkan kepada siswa
  2. Membutuhkan biaya untuk bisa melihatnya
  3. Tidak mampu mewakili suatu peristiwa sejarah secara keseluruhan
  4. Keutuhan dan keasliannya tergantung perawatan.

  1. Model / Tiruan
Model adalah tiruan tiga dimensi dari beberapa objek nyata yang terlalu besar, terlalu jauh, terlalu kecil, terlalu mahal, terlalu jarang dan terlalu rumit untuk dibawa ke dalam kelas dalam wujud aslinya.
  • Cara pembuatan model atau tiruan patung:
  1. Alat dan bahan
  1. Balok kayu
  2. Gergaji
  3. Pensil
  4. Amplas
  5. Cat
  • Langkah-langkah
    1. Siapkan balok kayu sesuai ukuran yang kita inginkan dan pindahkan gambar/pola di atas permukaan balok kayu.
    2. Lakukan pemotongan dengan gergaji dari 4 sisi, pembentukan sedikit demi sedikit hingga mendekati bentuk global.
    3. Buatlah bentuk global,bandingkan dengan gambar/pola/gagasan dengan amplas supaya halus.
    4. Lanjutkan dengan membuat bentuk ujung lebih detail/sempurna dan haluskan dengan amplas lagi.
    5. Difirising dengan menggunakan cat akritik/melaminPemanfaatan media Model/tiruan

  • Pemanfaatan MediaModel/Tiruan :
  • Untuk menggantikan obyek yang terlalu besar
  •    Untuk lebih mempermudah proses belajar-mengajar
  • Kelebihan penggunaan media model/tiruan:
  1. Dapat menunjukkan objek secara utuh baik kontruksi maupun cara kerjanya
  2. Penyajian secara konkrit dan menghindari  verbalisme
  3. dapat memperlihatkan struktur organisasi secara jelas
  4. Bisa dibawa dan dimasukkan kedalam kelas
  • Kekurangan penggunaan media model/tiruan:
  1. Tidak dapat disamakan persis dengan benda aslinya
  2. Sulit membayangkan secara tepat ukuran sesungguhnya
  3. Untuk membuat alat peraga ini membutuhkan biaya yang besar
  4. Anak tuna netra sulit untuk membandingkannya
  1. Museum
Museum adalah sebuah lembaga yang rumah dan peduli untuk koleksi artefak dan benda-benda lain yang penting ilmiah, seni, atau sejarah dan membuat mereka tersedia untuk dilihat publik melalui pameran yang mungkin permanen atau sementara. Bagi dunia pendidikan,terutama dalam pembelajaran sejarah,keberadaan museum menjadi sangat penting karena koleksi-koleksi yang dimiliki dapat memberikan informasi dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang muncul dalam proses pembelajaran di dunia pendidikan sejarah,baik sejarah alam,flora fauna maupun sejarah peradaban dan budaya.
  • Pemanfaatan media Museum:
Siswa diajak berkunjung ke museum, tujuannya adalah untuk mengamati objek yang dipamerkannya. Selama di museum, diharapkan pikiran mereka bekerja dan objek pameran yang diamatinya dapat menjadi alat belajar. Observasi siswa di museum merupakan batu loncatan bagi munculnya gagasan dan ide baru, karena di sini mereka dirangsang untuk menggunakan kemampuan berfikir kritisnya. Beberapa kemampuan belajar siswa tersebut, menurut Takai dan Cornor,1998) mencakup:
    1. membandingkan dan membedakan, pengenal persamaan dan perbedaaan objek
    2. mengidentifikasi dan mengklasifikasi, mengenal dan mengelompokkan benda pada kelompok yang semestinya
    3. menyampaikan deskripsi secara verbal atau tulisan objek yang ditampilkannya
    4. meramalkan apa yang akan Terjadi dan
    5. menyimpulkan, mempresentasikan kesimpulan informasi yang dikumpulkan dalam laporan singkat dan padat.
  • Kelebihan penggunaan media museum:
  1. Harga tiket masuk yang murah
  2. Adanya berbagai macam variasi objek di museum yang lengkap
  3. Fasilitas yang disediakan lengkap
  • Kekurangan penggunaan media museum:
  1. Obyek Tidak dapat dipegang
  2. Obyek terkadang hanya tiruan
  1. Laboratorium
Laboratorium adalah suatu tempat dilakukannya percobaan dan penelitian. Tempat ini dapat merupakan ruangan tertutup, kamar atau ruangan terbuka. Laboratorium adalah suatu ruangan yang tertutup di mana percobaan eksperimen dan penelitian dilakukan (Depdikbud : 1995, 2003).
Laboratorium adalah tempat belajar mengajar melalui metode pratikum yang dapat menghasilkan pengalaman belajar di mana siswa berinteraksi dengan berbagai alat dan bahan untuk mengobservasi gejala-gejala yang dapat diamati secara langsung dan dapat membuktikan sendiri sesuatu yang dipelajari.
Menurut Sukarso (2005), secara garis besar fungsi laboratorium dalam proses pendidikan adalah sebagai berikut:
  1. Sebagai tempat untuk berlatih mengembangkan keterampilan intelektual melalui kegiatan pengamatan, pencatatan dan pengkaji gejala-gejala alam.
  2. Mengembangkan keterampilan motorik siswa. Siswa akan bertambah keterampilannya dalam mempergunakan alat-alat media yang tersedia untuk mencari dan menemukan kebenaran.
  3. Memberikan dan memupuk keberanian untuk mencari hakekat kebenaran ilmiah dari sesuatu objek dalam lingkungn alam dan sosial.
  4. Memupuk rasa ingin tahu siswa sebagai modal sikap ilmiah seseorang calon ilmuan.
  5. Membina rasa percaya diri sebagai akibat keterampilan dan pengetahuan atau penemuan yang diperolehnya.
  • Macam- macam Laboratorium
    1. Laboratorium pendidikan
       Laboratorium yang digunakan untuk pendidikan terutama tingkat SD, SMP, SMA.
    2. Laboratorium riset
Laboratorium yang digunakan oleh para praktisi keilmuwan dalam upaya menemukan sesuatu untuk meneliti suatu hal yang dibidanginya.
Laboratorium Sejarah merupakan suatu media pembelajaran sejarah yang efektif karena di dalam Lab. Sejarah peserta didik dapat mengadakan pembelajaran sejarah, kajian ilmiah, persentasi, diskusi, praktikum dan lain-lain.
  • Pemanfaatan Ruang Sejarah/ Laboratorium:
  1. Penyusunan jadwal pelajaran di laboratorium
  2. Kondisi ruangan laboratorium dirancang lebih menarik
  3. Alat – alat peraga dirawat dengan baik
  • Kelebihan penggunaan media Ruang sejarah/Laboratorium:
  1. Peserta didik dapat berganti situasi baru
  2. Peserta didik dapat menggunakan alat peraga yang lengkap
  3. Peserta didik dapat bereksperimen

  • Kekurangan penggunaan media Ruang sejarah/Laboratorium:
  1. Peserta didik harus selalu berhati-hati
  2. Waktu yang terbatas

  1. Media Grafis (Peta, Bagan)
Media grafis adalah media visual yang menyajikan fakta, ide atau gagasan melalui penyajian kata-kata, kalimat, angka-angka, dan simbol/gambar. Grafis biasanya digunakan untuk menarik perhatian, memperjelas sajian ide, dan mengilustrasikan fakta-fakta sehingga menarik dan diingat orang.
  • Kelebihan:
  1. Dapat mempermudah dan mempercepat pemahaman siswa terhadap pesan yang disajikan.
  2. Dapat dilengkapi dengan warna-warna sehingga lebih menarik perhatian siswa.
  3. Pembuatannya mudah dan harganya murah.
  • Kekurangan:
  1. Membutuhkan keterampilan khusus dalam pembuatannya, terutama untuk grafis yang lebih kompleks.
  2. Penyajian pesan hanya berupa unsur visual.
  1. Media Cetak (Modul, Cerpen, Roman)
Kelebihan:
  1. Murah
  2. Dapat diakses oleh kalangan luas
  3. Tidak memerlukan peralatan
  4. Bersifat fleksibel, mudah dibawa ke mana-mana
  5. Dapat digunakan untuk menyampaikan semua materi pembelajaran
  6. Bisa dibaca di mana saja dan kapan saja, tidak terikat tempat dan waktu
  1.   Media cetak : buku, cerpen , roman
Teknologi cetak adalah cara –cara untuk memproduksi atau menyabarkan materi, seperti buku dan materi visual statis, yang pada umumnya dilakukan melalui proses cetak mekanis atau fotografis. Teknologi cetak merupakan teknologi yang pertama kali dimanfaatkan oleh banyak orang, karena karkteristik, keunggulan dan pemanfaatan yang mudah dilakukan.
  • Pemanfaatan media cetak :
Media cetak khususnya modul merupakan media utama yang digunakan dalam pendidikan. Beberapa hal yang perlu diperatikan dalam pemanfaatan media cetak dalam pendidikan antara lain :
  1. Pastikan bahwa semua modul dan media cetak lain seperti foster, lembar kerja dll yang dibutuhkan untuk semua mata pelajaran telah dirancang dan diproduksi sesuai dengan prinsip pengembangan bahan belajar mandiri.
  2. Pastikan bahwa modul – modul yang dibutuhkan tersebut didistribusikan dengan baik keseluruh tutor dan peserta didik sesuai dengan mata pelajaran yang diambilnya.
  3. Pastikan para tutor  telah memahami semua modul sesuai dengan mata pelajaran yang dibinanya untuk memudahkan memberikan bantuan konsultasi kepada peserta didiknya.
  4. Beri kesimpulan kepada peserta didik untuk mengukur keberhasilan belajarnya
  5. ( ujian ) secara fleksibel sesuai dengan kepastian belajarnya masing – masing. Pastikan peserta didik memperoleh umpan balik sesegera mungkin.
  • Kekurangan:
  1. Membutuhkan pengetahuan awal
  2. Kurang bisa membantu daya ingat
  3. Apabila penyajiannya (font, warna, ilustrasi) tidak menarik, akan cepat membosankan

  1. Media proyeksi: OHP, slide, film
Media Proyeksi merupakan salah satu media yang terklasifikasi pada media visual. Media ini memberikan rangsangan-rangsangan visual yaitu melalui indera penglihatan. Media ini langsung berinteraksi dengan pesan yang ingin disampaikan. Masksud pesan disini tentu saja materi pelajaran yang akan disampaikan. Jadi dengan media proyeksi, materi tersebut dapat terserap dengan baik.
  • Pemanfaatan media proyeksi:
media proyeksi sangat membantu dan merupakan solusi yang tepat untuk dapat menghidupkan proses pembelajaran
  • Kelebihan :
  1. Dapat digunakan untuk menyajikan pesan di semua ukuran ruangan kelas.
  2. Menarik, karena memungkinkan penyajian yang variatif dan disertai dengan warna-warna yang menarik.
  3. Tatap muka dengan siswa selalu terjaga dan memungkinkan siswa untuk mencatat hal-hal yang penting.
  4. Tidak memerlukan operator secara khusus dan tidak pula memerlukan penggelapan ruangan.
  5. Dapat menyajikan pesan yang banyak dalam waktu yang relatif singkat.
  6. Program OHT dapat digunakan berulang-ulang.
  • Kelemahan :
  1. Memerlukan perencanaan yang matang dalam pembuatan dan penyajiannya.
  2. OHT dan OHP merupakan hal yang tak dapat dipisahkan, karena sebuah gambar dalam kertas biasa tidak bisa diproyeksikan melalui OHP.
  3. Urutan OHT mudah kacau, karena merupakan urutan yang lepas.
  1. Media dengar / Audio: Radio, Tape Recorder
 Menurut sudjana dan Rivai ( 2003 :129 ) media audio untuk pengajaran adalah bahan yang mengandung pesan dalam bentuk auditif ( pita suara atau piringan suara), yang dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemauan sisiwa sehingga terjadi proses belajar mengajar.
  • Pemanfaatan media Audio:
a)      Pengajaran bahasa asing
b)      Pengajaran melalui radio
  • Kelebihan dari media dengar / Audio:
    1. Sifatnya mudah dipindahkan (mobile). Radio dapat di pindahkan dari suatu ruang ke ruang lain dengan mudah.
    2. si/ materi dapat di rekam dan di putar lagi sesuka kita
    3. Radio dapat memusatkan perhatian siswa pada kata-kata yang di gunakan pada bunyinya dan artinya.
    4. Jangkauan fleksibel
    5. Relatif murah, produksi materi juga murah
  • Kekurangan dari media dengar / Audio:
    1. Sifat komunikasinya hanya satu arah (one way comunication)
    2. Terikat oleh waktu, dan bersifat sekali jalan, sehingga siswa sering meminta pengulangan pemutaran
    3. Tidak ada gambar
    4. Kurang menarik

  1. Audio Visual
Media audio-visual adalah media yang mempunyai unsur suara dan unsur gambar. Jenis media ini mempunyai kemampuan yang lebih baik, karena meliputi kedua jenis media auditif (mendengar) dan visual (melihat). Media Audiovisual merupakan sebuah alat bantu audiovisual yang berarti bahan atau alat yang dipergunakan dalam situasi belajar untuk membantu tulisan dan kata yang diucapkan dalam menularkan pengetahuan, sikap, dan ide.
  • Kelebihan:
  1. Lebih efektif dalam menerima pembelajaran karena dapat melayani gaya bahasa siswa auditif maupun visual
  2. Dapat memberikan pengalaman nyata lebih dari yang disampaikan media audio maupun visual.
  3. Siswa akan lebih cepat mengerti karena mendengarkan disertai melihat langsung, sehingga tidak hanya membayangkan.
  4. Lebih menarik dan menyenangkan menggunakan media audio visual.
  • Kekurangan:
  1. Pembuatan media audio visual memerlukan waktu yang lama, karena memadukan 2 elemen yakni audio dan visual.
  2. Membutuhkan ketrampilan dan ketelitian dalam pembuatanny
  3. Biaya yang digunakan dalam pembuatan media audio visual cukup mahal.
  4. Jika tidak terdapat piranti pembuatannya akan sulit untuk membuatnya(terbentur alat pembuatannya).

  1. Internet
Pengertian internet memiliki arti pemahaman yang cukup luas dimana kata internet itu sendiri merupakan singkatan kata dari interconnection-networking, bila dijabarkan secara sistem global maka internet merupakan jaringan komputer diseluruh penjuru dunia yang saling terhubung satu sama lain dengan menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) sehingga antara komputer dapat saling mengakses informasi dan bertukar data. Internet mencangkup segala sesuatu secara luas baik itu dalam bidang komputerisasi maupun telekomunikasi.
  • Pemanfaatan Media Internet:
a)      Sebagai media interaktif di luar kelas
b)      Media untuk mendapatkan informasi tentang pelajaran
c)      Sarana untuk berdiskusi
  • Kelebihan Media Internet :
  1. Peserta didik mudah mengaksesnya
  2. Internet memberikan sambungan (konektivitas) dan jangkauan yang sangat luas sehingga akses data dan informasi tidak dibatasi waktu, tempat, dan negara.
  3. Up to date, media online dapat melakukan update (pembaharuan) suatu informasi atau berita dari waktu ke waktu dan dimana saja, tidak melulu menggunakan bantuan komputer, tetapi fasilitas teknologi pada handphone (telepon genggam) atau lebih spesifik dengan kata smartphone (telpon genggam yang telah memiliki fungsi setara komputer, ex: Android, Symbian, WP, iOS, BlackBerry). Hal ini terjadi karena media online memiliki proses penyajian informasi/berita yang lebih mudah dan sederhana.
  4. Praktis, media online terbilang praktis karena kemudahan untuk mendapatkan berita dan informasinya, kapan saja bila diinginkan media online dapat dibuka dan dibaca sejauh didukung oleh fasilitas teknologi internet. Handphone yang memiliki fasilitas koneksi internet, komputer yang memiliki sambungan internet baik di perkantoran atau di rumah, dan dapat pula di warung internet (warnet) (Yunus, 2010:32-33).
  5. Akses informasi melalui internet lebih cepat bila dibandingkan dengan mencari informasi pada halaman-halaman buku-buku di perpustakaan. Kita tinggal mengklik icon tertentu, maka apa yang kita inginkan akan muncul di layar monitor komputer kita.
  6. Dibandingkan dengan membeli buku atau majalah asli, penelusuran informasi melalui internet jauh lebih murah. Apalagi pada saat ini banyak situs yang menyediakan jasa informasi secara cuma-cuma. Kita btinggal mengunduh atau mencetak informasi yang kita butuhkan.
  • Kekurangan Media Internet :
  1. Kebenaran artikel belum bisa dipertanggungjawabkan
  2. Menimbulkan ketergantungan siswa terhadap internet
  3. Belum bisa dijadikan acuan utama dalam karya tulis
  4. Internet bersifat interaktif dengan menyediakan banyak sekali link-link menuju situs tertentu yang terkadang membuat kita menggoda untuk mengkliknya yang justru membuat pencarian informasi kita terbengkalai dan lepas kendali.
  5. Salah satu kelemahan internet yang sangat terasa dan sangat mengganggu adakah resiko terkena virus komputer yang mudah menyebar, baik melalui email maupun melalui file-file yang kita unduh.

  1. Multimedia
Multimedia diambil dari kata multi dan media. Multi berarti banyak dan media berarti media atau perantara. Multimedia adalah gabungan dari beberapa unsur yaitu teks, grafik, suara, video dan animasi yang menghasilkan presentasi yang menakjubkan. Multimedia juga mempunyai komunikasi interaktif yang tinggi. Bagi pengguna komputer multimedia dapat diartikan sebagai informasi komputer yang dapat disajikan melalui audio atau video, teks, grafik dan animasi.
Disini dapat digambarkan bahwa multimedia adalah suatu kombinasi data atau media untuk menyampaikan suatu informasi sehingga informasi itu tersaji dengan lebih menarik. “Multimedia adalah kombinasi dari komputer dan video (Rosch, 1996) atau Multimedia secara umum merupakan kombinasi tiga elemen, yaitu suara, gambar dan teks (McCormick 1996) atau Multimedia adalah kombinasi dari paling sedikit dua media input atau output dari data, media dapat audio (suara, musik), animasi, video, teks, grafik dan gambar (Turban dkk, 2002) atau Multimedia merupakan alat yang dapat menciptakan presentasi yang dinamis dan interaktif yang mengkombinasikan teks, grafik, animasi, audio dan gambar video (Robin dan Linda, 2001). Multimedia adalah pemanfaatan komputer untuk membuat dan menggabungkan teks, grafik, audio, gambar bergerak (video dan animasi) dengan menggabungkan link yang memungkinkan pemakai melakukan navigasi, berinteraksi, berkreasi dan berkomunikasi
  • Kelebihan:
  1. Menarik karena dapat menampilkan gambar-gambar maupun suara.
  2. Mudah diatur dalam menyampaian informasi, jadi informasi yang disampaiakan dapat di sesuaikan dengan anak SD yang lebih menyukai gambar-gambar lucu dan menarik
  3. Dapat menampilkan tampilan yang luar biasa(audio maupun visual) yang jelas sehingga seperti melihat nyata
  4. Memberikan pengalaman nyata untuk siswa dengan jelas, hal-hal yang belum pernah diketahui bisa dengan mudah diketahu
  5. Mudah mengaksesnya untuk mencari informasi yang dibutuhkan
  6. Media yang lengkap menyediakan banyak informasi.
  • Kekurangan:
  1. Biaya untuk membuat maupun mengakses media berbasis informatika mahal.
  2. Belum tentu semua siswa dapat mengaksesnya maupun menikmatinya.
  3. Pembuatannya susah dan memakan banyak waktu dalam proses pembuatannya.
  4. Harus didukung oleh daya penyalur, listrik maupun jaringan internet.
  5. Belum bisa diakses dengan mudah dan murah di tempat-tempat tertentu.
  • Pemanfaatan
  1. Memberikan pengalaman baru dan menyenangkan baik bagi guru/dosen itu sendiri maupun siswa/mahasiswa.
  2. Metode pembelajaran yang menyenangkan dapat menambah motivasi belajar anak lebih meningkat.
  3. Mengejar ketertinggalan akan pengetahuan tentang Iptek di bidang pendidikan.
  4. Mengikuti perkembangan Iptek.
  5. Pelaku dan saksi sejarah

  1.  Media Pelaku Sejarah
Pelaku sejarah merupakan seseorang yang memang benar-benar ikut dalam peristiwa yang telah terjadi dimasa lampau. Kedudukan dari pelaku sejarah ini disebut juga dengan sumber primer, sebab ia ada dan ikut menjadi tokoh dalam peristiwa sejarah. Mengenai saksi sejarah, merupakan seseorang yang melihat sendiri peristiwa yang terjadi dan informasi yang diberikan dapat dipertanggungjawabkan. Disni memang terlihat adanya persamaan dari saksi dan pelaku sejarah, namun tetap ada perbedaan tersendiri. Perbedaan itu terletak pada informasi yang diberikan. Jika informasi yang diberikan pelaku sejarah itu lebih mendekati benar sebab ia yang menjalankan, sedangkan saksi sejarah disini tidak ikut serta melainkan hanya melihat saja.
  • Kelebihan Media Pelaku Sejarah:
  1. Langsung kepada pelaku dan saksi sejarah, sehingga mudah menggambarkan situasi
  2. Dapat diperoleh keterangan yang sedalam-dalamnya
  3. Informasi yang diinginkan dapat diperoleh dengan cepat
  4. Informasi yang diperoleh lebih dipercayai kebenarannya
  5. Narasumber biasanya lebih bersedia mengungkapkan keterangan-keterangan yang sebenarnya tidak ingin (enggan) diberikannya

  • Kekurangan Media Pelaku Sejarah :
a)      Memerlukan waktu, tenaga, dan biaya yang lebih besar
b)      Sangat tergantung pada narasumber
c)      Tidak ada jaminan kebenaran
d)     Bisa saja keterangannya tidak lengkap
e)      Sering berbeda pendapat antar pelaku/ saksi sejarah

























DAFTAR PUSTAKA


Basuki, Wibawa dkk. 1991/1992. Media Pengajaran. Jakarta:Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
http://adri_pran.guru-indonesia.net/artikel_detail-25005.html
http://stitattaqwa.blogspot.com/2012/06/media-audio-sebagai-media-pembelajaran.html





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar